Puas mengunjungi desa adat, sebaiknya mampir di Kebun Raya Samarinda, sebelum balik ke Samarinda. Di sana, terdapat flora dan fauna khas Kaltim yang unik. Dari Samarinda, jangan lupa mampir dulu ke museum Kutai Kertanagera, museum kayu yang berisi fosil-fosil kayu yang membatu, buaya besar pemangsa manusia yang sudah diawetkan.Perjalanan juga lengkap di Tenggarong jika belum mengunjungi pulau Kumala. Pulau ini berasal dari delta sungai Mahakam dan terletak di tengah sungai Mahakam. Untuk ke Pulau Kumala dapat naik perahu kecil dengan biaya Rp.3000,-/orang/penyeberangan. Jangan takut walau perahu kecil, jacket penyelamatnya lengkap. Ticket masuk ke Pulau Kumala Rp. 2500,-/orang. Disini, kita dapat bersantai ria dengan keluarga dengan aneka permainan yang menarik, ada gokart, ada kereta gantung, ada tower dan sebagainya.
Untuk berkunjung kesana, harus melalui Balikpapan, sebagai kota transit sebelum menuju Samarinda (ibukota propinsi Kaltim). Dari Balikpapan anda menuju ke Samarinda dengan beberapa pilihan, yaitu dengan bus (ongkos sekitar Rp.17.500 bis AC) atau dengan menyewa mobil pribadi sekitar Rp.250.000 - Rp.300.000 / hari, atau menyewa taxi pulang-pergi sekitar Rp.200.000,-.Kalau naik bus dari Samarinda, perjalanan ke desa Pampang (ke arah Bontang) dilanjutkan dengan angkot atau ojek dengan biaya sekitar Rp.20.000,-. Seluruh perjalanan wisata itu dapat dinikmati dalam satu hari saja kok. Sayangnya, kegiatan budaya di desa Pampang hanya berlangsung hari Minggu dimulai sekitar jam 13.00 siang. Dan, tidak boleh terlambat sebab pertunjukkan budayanya hanya satu kali.
Saran saya, sebaiknya ke Tenggarong dulu pagi-pagi dan siangnya ke desa Pampang. Bagaimana ? Ingin berwisata ke Samarinda ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar